Langsung ke konten utama

Bakti Sosial KMIP

@KMIPUNY - Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Keluarga Muslim Ilmu Pendidikan (KMIP) mengadakan kegiatan bakti sosial pada 14 dan 15 Oktober 2013. Acara bakti sosial yang bertajuk "Merajut Ukhuwah dan Membangkitkan Semangat Keislaman dalam Kebersamaan idul Adha" tersebut digelar di Dusun Ngandong, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam acara bakti sosial tersebut diadakan beberapa kegiatan, yakni outbond bagi anak-anak di Dusun Ngandong, diskusi keorganisasian dengan kelompok pemuda Dusun Ngandong, pengajian bersama ibu-ibu, takbir keliling dusun, dan penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban yang disembelih dalam kegiatan bakti sosial ini berjumlah sepuluh ekor kambing dan satu sapi yang didapatkan dari beberapa donatur, di antaranya dosen di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dekanat FIP UNY, dan kerjasama dengan Nusantara Peduli.

Terlihat antusiasme warga masyarakat Dusun Ngandong, Purwodadi terhadap kegiatan yang diadakan oleh KMIP. Salah seorang perwakilan warga Dusun Ngandong, Sapari, dalam sambutan pembukaan acara mengucapkan terima kasih kepada pihak KMIP UNY yang telah berkenan hadir untuk berbagi di Dusun Ngandong. Sapari berharap kegiatan yang diadakan dapat bermanfaat bagi kemajuan Dusun Ngandong.

Kegiatan bakti sosial KMIP tahun ini merupakan kali ketiga KMIP mengadakan bakti sosial di Dusun Ngandong, setelah sebelumnya pada tahun 2010 dan 2011 KMIP juga mengadakan bakti sosial di tempat yang sama. Dusun Ngandong sendiri dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Yogyakarta atau sekitar 45 menit jika ditempuh dari Kota Wonosari, ibukota Kabupaten Gunungkidul. Berada di tempat yang cukup jauh dari wilayah perkotaan membuat pembangunan di wilayah Purwodadi cukup tertinggal. Realita di atas menjadi salah satu alasan KMIP mengadakan bakti sosial di tempat tersebut, yakni untuk berbagi kebahagiaan terhadap sesama. (GMN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDIDIKAN PROFETIK

Profetik berasal dari bahasa inggris prophetical yang mempunyai makna kenabian atau sifat yang ada dalam diri seorang nabi (Kuntowijoyo). Yaitu sifat nabi yang mempunyai ciri sebagai manusia yang ideal secara spiritual-individual, tetapi juga menjadi pelopor perubahan, membimbing masyarakat ke arah perbaikan dan melakukan perjuangan tanpa henti melawan penindasan.
Secara definitif, pendidikan profetik dapat dipahami sebagai seperangkat teori yang tidak hanya mendeskripsikan dan mentransformasikan gejala sosial, dan tidak pula hanya mengubah suatu hal demi perubahan, namun lebih dari itu, diharapkan dapat mengarahkan perubahan atas dasar cita-cita etik dan profetik.
Secara normatif-konseptual, paradigma profetik versi Kuntowijoyo (alm) didasarkan pada Surat Ali-Imran ayat 110 yang artinya: “Engkau adalah ummat terbaik yang diturunkan/dilahirkan di tengah-tengah manusia untuk menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemunkaran dan beriman kepada Allah”.
Terdapat tiga pilar utama dalam i…

KETENTUAN LOMBA-LOMBA PENSIL (PENTAS SENI ISLAMI) KMIP FEST 2014 JUM’AT , 21 NOVEMBER 2014

A.KETENTUAN UMUM
    1.Mahasiswa/i Muslim aktif angkatan 2012 – 2014
    2.Mahasiswa UNY
    3.Menyerahkan fotocopy KTM 2 lembar*
* tempat dan waktu menyusul
    4.Peserta boleh mengikuti lomba maksimal 2 lomba
    5.Peserta mengisi formulir file kirim ke email kmipfipuny@gmail.com 
        Dengan format: Formulir KMIP Fest_Nama Peserta.
    6.Pendaftaran paling lambat tanggal 20 November 2014 pukul 16.00 WIB. 

B.KETENTUAN LAINNYA
   1.Nomor undian tampil peserta akan ditentukan oleh panitia
   2.Peserta wajib melakukan registrasi ulang dan mengikuti acara pembukaan di FIP tanggal 21 November 2014 pukul 13.15 WIB
   3.Pemenang lomba akan diumumkan pada acara puncak KMIP Fest tanggal 28 November 2014 di Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.
   4.Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
   5.Peserta akan dihubungi jika terjadi perubahan waktu dan teknis sewaktu-waktu

C.KETENTUAN KHUSUS
1.Nasyid
   a.Satu delegasi terdiri dari 3 – 5 orang 
   b.Peserta adalah laki-laki (ikhwan)
   c.Setiap peserta/personel tidak …

Kota Suci Penerang Peradaban