Langsung ke konten utama

Catatan Kecil “MUKERNAS FULDKIP 2014 : Change Indonesia with Education !”



 
Pada tanggal 1-3 Mei 2014 Pekanbaru telah menjadi saksi terselenggaranya MUKERNAS FULDKIP (Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Keguruan Ilmu Pendidikan) yang ke-3. Agenda ini terselenggara atas kolaborasi 3 tuan rumah yakni  FS-NURI FTK UIN Suska Riau, UKMI Asy-Syuhada FKIP UIR, dan Al-Maidan FKIP Universitas Riau. Agenda ini menjadi “follow up” dari agenda MUNAS FULDKIP 2012 yang kala itu diselenggarakan di UNIB Bengkulu.   Sejumlah 12 Lembaga Dakwah Fakultas “Keguruan & Ilmu Pendidikan” dari seluruh Indonesia hadir dalam MUKERNAS yang ke-3 ini, yakni KMIP FIP UNY, SKI FKIP UNS, FPPI FKIP Unila, FOSI FKIP Unib, Al-Muddaris FKIP Unsyiah, Forsis FIP UNP, FSI FKIP Universitas Jambi, LDF FIP Untirta, FS-Nuri FTK UIN Suska, Al-Maidan FKIP Unri, UKMI asy-Syuhada FKIP UIR dan Barokah FKIP Universitas Sriwijaya. “NEMSS 2014( National Education Moslem Student Summit 2014) : Change Indonesia with Education!”, inilah tema besar yang diambil dalam gelaran MUKERNAS ke-3 ini.

Hari pertama : Semnas dan Rakor Pra-Mukernas
Hari pertama Mukernas FULDKIP dilangsungkan di Gedung Islamic Center UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dibuka dengan rangkaian agenda pembukaan yang dibuka oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, Dr. Kusnadi, M.Pd. yang dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk ”Change Indonesia with Education : Dari Pekanbaru UNTUK Indonesia”. Seminar nasional dibersamai oleh Prof.Dr. Zulfahmi (Kadisdik Kota Pekanbaru) dan Dr.Kusnadi. Dalam Seminar nasional ini, kedua pembicara kolaborasi memaparkan mengenai proses membangun masyarakat madani melalui pendidikan. Seminar Nasional usai menjelang adzan dhuhur tiba.
Seusai melaksanakan shalat Dhuhur, para peserta MUKERNAS melanjutkan agenda berikutnya yakni Rapat Koordinasi Pra-Mukernas. Masih bertempat di gedung Islamic Center UIN Suska Riau, agenda ini diawali dengan ta’aruf antar peserta dan pemaparan singkat setiap LDF yang ada. Setelah ta’arufan, Rakor pun dimulai, dipimpin langsung oleh Koordinator Nasional FULDKIP, M.Iqbal Abdul Aziz (Mash’ul KMIP UNY 2012). Dalam Rakor ini, dibacakan Hasil Rekomendasi MUNAS FULDKIP 2012 dan kemudian dibahas penyempurnaan Struktur Kepengurusan FULDKIP Nasional 2012-2015. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut:
Koordinator Nasional : KMIP FIP UNY
Kabid Pendidikan : SKI FKIP UNS Surakarta
Kabid Ke-FULDKIP-an : FOSI FKIP Unib Bengkulu
Kabid Media : FSI FKIP UNJA Jambi
Kabid Kemuslimahan : BAROKAH FKIP Unsri Palembang
Di malam hari di hari  pertama Mukernas FULDKIP diadakan diskusi proker dimana disini peserta dibagi ke dalam 3 kelompok besar. Masing-masing kelompok membahas proker dalam satu bidang. Dan…. Tercetuslah berbagai proker dahsyat yang siap di landingkan di Mukernass FULDKIP pada keesokan harinya.

 

 Hari kedua “Jumat Berkah” + “Pas Hardiknas” : MUKERNAS FULDKIP 2014!

Di tanggal 2 Mei 2014, di hari Jumat yang berkah, di hari pas Hari Pendidikan Nasional, rangkaian agenda akbar FULDKIP ini menuju agenda Inti yakni MUKERNAS FULDKIP. Agenda digeber di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR). Setelah semua peserta hadir, acara langsung dimulai dan dipimpin oleh Ketua Sidang 1, Akh Iqbal Abdul Aziz (Kornas FULDKIP/Ketua KMIP 2012), Ketua Sidang 2, Akh Said Firdaus (Ketua FS-NURI UIN SUSKA 2014/ Tuan Rumah), dan Ketua Sidang 3, Akh Yeyendra (Ketua Asy-Syuhada UIR 2012/ Tuan Rumah). Agenda sidang Mukernas adalah pembahasan Proker 2014-2015. Di sela-sela agenda sidang MUKERNAS ini, hadir akh Adam Habibie (Kepala GAMAIS ITB 2012) dan memberikan sedikit taujih hamasah nya untuk peserta MUKERNAS.
Dan adapun hasil proker tiap bidang yang disepakati antara lain “Surat Cinta Pendidikan Indonesia untuk Presiden RI ” dan “Pustaka FULDKIP” yang merupakan proker Bidang Pendidikan FULDKIP, “Buku Panduan FULDKIP” dan “Perluasan Jaringan” yang merupakan gawenya bidang ke-FULDKIP-an, dan di bidang media memiliki beberapa proker yakni “Optimalisasi Sosmed” dan “Video FULDKIP”. Oya ada satu lagi, bidang kemuslimahan punya agenda Optimalisasi Komunikasi Kemuslimahan FULDKIP via Sosmed.
 

Hari ketiga “hari terakhir” : TRAINING KE-LDK-AN with Kang Adam Habibie
Di sabtu pagi yang cerah, 3 Mei 2014, semua peserta MUKERNAS FULDKIP yang menginap di penginapan UPT UIR melakukan perjalanan via “Trans Metro Pekanbaru” menuju Islamic Center UIN SUSKA Riau. Perjalanan yang membutuhkan waktu lebih kurang 45 menit ini diisi oleh peserta dengan saling diskusi dan bersenda gurau antar peserta di dalam bus “kembaran trans jogja” yang ber-AC. Sesampainya di Islamic Center UIN SUSKA, peserta terlebih dahulu bersama-sama menyantap sarapan pagi yang dihidangkan panitia. And then, agenda hari terakhir pun dimulai. Agenda diawali dengan lantunan beberapa lagu nasyid yang disajikan oleh teman-teman grup nasyid “Azzam Voice” dari UIN SUSKA Riau. Dan setelah semangat peserta telah kembali berkobar karena stimulus lagu nasyid yang didendangkan, agenda inti pun di mulai. Training ke-LDK-an yang dibersamai oleh kang Adam Habibie. Disini kang Adam menyampaikan beberapa langkah sejarah pergerakan pemuda Indonesia dan di-mix kan dengan materi beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai seorang aktivis.
Pasca materi ke-LDK-an, agenda berlanjut dengan Closing ceremony. Dan setelah agenda penutupan ini, acara dilanjutkan dengan Full-trip Pekanbaru mulai dari muter-muter Kampus UIN SUSKA Riau, Kampus Universitas Riau, keliling Kota Pekanbaru, hingga berakhir dengan agenda Shopping ke Pasar Bawah Pekanbaru. “Belumlah dikata berkunjung ke Pekanbaru kalo belum ke Pasar Bawah”, begitu kata orang disana. Dan setelah semua selesai, pulanglah kito ke penginapan. Sebelum pada akhirnya saling berpisah untuk pulang ke kota masing-masing. Yah, ukhuwah itu tak kan berkesudahan kawan, ketika jarak itu begitu jauh memisahkan, maka doa lah yang kan selalu mengaitkan. Salam Cinta, Salam Ukhuwah, Jaya Pendidikan Indonesia!
-ias-     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDIDIKAN PROFETIK

Profetik berasal dari bahasa inggris prophetical yang mempunyai makna kenabian atau sifat yang ada dalam diri seorang nabi (Kuntowijoyo). Yaitu sifat nabi yang mempunyai ciri sebagai manusia yang ideal secara spiritual-individual, tetapi juga menjadi pelopor perubahan, membimbing masyarakat ke arah perbaikan dan melakukan perjuangan tanpa henti melawan penindasan.
Secara definitif, pendidikan profetik dapat dipahami sebagai seperangkat teori yang tidak hanya mendeskripsikan dan mentransformasikan gejala sosial, dan tidak pula hanya mengubah suatu hal demi perubahan, namun lebih dari itu, diharapkan dapat mengarahkan perubahan atas dasar cita-cita etik dan profetik.
Secara normatif-konseptual, paradigma profetik versi Kuntowijoyo (alm) didasarkan pada Surat Ali-Imran ayat 110 yang artinya: “Engkau adalah ummat terbaik yang diturunkan/dilahirkan di tengah-tengah manusia untuk menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemunkaran dan beriman kepada Allah”.
Terdapat tiga pilar utama dalam i…

KETENTUAN LOMBA-LOMBA PENSIL (PENTAS SENI ISLAMI) KMIP FEST 2014 JUM’AT , 21 NOVEMBER 2014

A.KETENTUAN UMUM
    1.Mahasiswa/i Muslim aktif angkatan 2012 – 2014
    2.Mahasiswa UNY
    3.Menyerahkan fotocopy KTM 2 lembar*
* tempat dan waktu menyusul
    4.Peserta boleh mengikuti lomba maksimal 2 lomba
    5.Peserta mengisi formulir file kirim ke email kmipfipuny@gmail.com 
        Dengan format: Formulir KMIP Fest_Nama Peserta.
    6.Pendaftaran paling lambat tanggal 20 November 2014 pukul 16.00 WIB. 

B.KETENTUAN LAINNYA
   1.Nomor undian tampil peserta akan ditentukan oleh panitia
   2.Peserta wajib melakukan registrasi ulang dan mengikuti acara pembukaan di FIP tanggal 21 November 2014 pukul 13.15 WIB
   3.Pemenang lomba akan diumumkan pada acara puncak KMIP Fest tanggal 28 November 2014 di Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.
   4.Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
   5.Peserta akan dihubungi jika terjadi perubahan waktu dan teknis sewaktu-waktu

C.KETENTUAN KHUSUS
1.Nasyid
   a.Satu delegasi terdiri dari 3 – 5 orang 
   b.Peserta adalah laki-laki (ikhwan)
   c.Setiap peserta/personel tidak …

Kota Suci Penerang Peradaban