Langsung ke konten utama

SEMARAK OSPEK FIP UNY 2014

Tahun ini kembali Fakultas Ilmu Pendidikan menghadirkan acara wajib awal tahun. Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau yang biasa disebut OSPEK kembali hadir sebagai pesta akbar penyambutan mahasiswa-mahasiswa baru pada 25-29 Agustus 2014. OSPEK yang dikemas dengan humanis masih menjadi ciri khas dari FIP. Konsep humanis yang dipertahankan sampai tahun ini agaknya tidak terlalu sulit untuk diterapkan, karena pada dasarnya pihak fakultas sendiri melalui Wakil Dekan III Dr. Suwarjo, M.Si sudah menekankan sedikit demi sedikit dari mulai awal kepanitiaan OSPEK.
Berbagai konsep acara berusaha disusun dengan apik dengan dilandaskan tema tahun ini, “Internalisasi Karakter Profetik dalam Mewujudkan Generasi Muda Aktif, Prestatif, dan Berkepribadian Luhur”. Profetik menjadi titik berat dalam tema ini, profetik yang berarti keteladanan yakni pemberian contoh yang baik dalam setiap tingkah laku. Profetik ini dikerucutkan lagi ke 3 hal yaitu aktif, prestatif, dan pribadi luhur.
Mahasiswa-mahasiswa baru sekarang ini masih dalam transisi dari masa SMA ke perkuliahan, yang tentunya masa-masa ini sangat tepat untuk penginternalisasian nilai-nilai yang mungkin sudah mereka dapatkan atau yang belum sama sekali mereka dapatkan. OSPEK FIP tidak terlepas juga dengan OSPEK UNY atau OSPEK tingkat Universitas. Hari pertama OSPEK yang dikemas meriah membangkitkan semangat pertama mahasiswa baru di dunia kampus. Penyambutan jajaran rektor, studium general, dan pengenalan-pengenalan dunia kampus UNY disajikan dengan runtut yang dimulai sekitar pukul 08.00-16.00 WIB di GOR UNY. Beranjak hari kedua, mahasiswa baru disuguhkan dengan kemeriahan-kemeriahan Display UKM. Seharian penuh mahasiswa baru menyaksikan pertunjukan-pertunjukan yang disajikan oleh UKM di UNY.
Hari ketiga, saatnya FIP mensuguhkan acara-acara terbaiknya yang dipusatkan di Auditorium UNY. OSPEK FIP banyak memberikan masukan informasi baru terkait dunia kampus. Terdiri dari acara Keormawaan, Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan dan Studium General tema OSPEK. Keormawaan disampaikan langsung oleh ketua-ketua BEM, DPM, dan UKMF, Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan disampaikan oleh Ibu Sisca Rahmadonna, dan Studium General disampaikan oleh Bapak Dwi Budiyanto yang menggantikan Bapak Hidayat Nur Wahid yang berhalangan hadir. Banyak hal yang didapatkan mahasiswa yang tentunya akan mengisi ruang-ruang kosong mereka sebagai mahasiswa baru.
Beda halnya di hari keempat, dimana mahasiswa baru diperkenalkan lebih intens terkait Program Studi mereka. Mulai dari PLB, PLS, BK, KP, MP, PGSD, PG PAUD, dan TP. OSPEK hari terakhir yaitu hari kelima, acara dikemas lebih santai. Terdapat sesion acara Student Development Program yaitu sesi materi dimana mahasiswa baru bebas memilih materi sesuai dengan minatnya, seperti leadership, enterpreneurship, jurnalistik, dan penelitian. Masing-masing materi diisi oleh pembicara-pembicara yang tentunya sudah ahli dalam bidang-bidang tersebut. Siang hari sampai sore mahasiswa baru disuguhi dengan acara-acara meriah seperti display ormawa, FIP show, dan gugus awards.

Setelah lima hari acara OSPEK berlangsung, Jum’at, 29 Agustus 2014 OSPEK resmi ditutup oleh Dekan FIP UNY Dr. Haryanto, M.Pd pada pukul 17.30 WIB. Dengan berakhirnya OSPEK bukan berarti berakhir kemeriahan dan persaudaraan antar seluruh warga FIP, namun ini menjadi awal dari persaudaraan warga FIP untuk sama-sama belajar dan menghadapi hiruk pikuk kampus yang tentunya sangat jauh berbeda dengan suasana SMA sebelumnya.
-an-

Komentar

KM al-Hidayah mengatakan…
Keren, keep post KMIP!

Salam dari Muslim Olahragawan :-)

Postingan populer dari blog ini

PENDIDIKAN PROFETIK

Profetik berasal dari bahasa inggris prophetical yang mempunyai makna kenabian atau sifat yang ada dalam diri seorang nabi (Kuntowijoyo). Yaitu sifat nabi yang mempunyai ciri sebagai manusia yang ideal secara spiritual-individual, tetapi juga menjadi pelopor perubahan, membimbing masyarakat ke arah perbaikan dan melakukan perjuangan tanpa henti melawan penindasan.
Secara definitif, pendidikan profetik dapat dipahami sebagai seperangkat teori yang tidak hanya mendeskripsikan dan mentransformasikan gejala sosial, dan tidak pula hanya mengubah suatu hal demi perubahan, namun lebih dari itu, diharapkan dapat mengarahkan perubahan atas dasar cita-cita etik dan profetik.
Secara normatif-konseptual, paradigma profetik versi Kuntowijoyo (alm) didasarkan pada Surat Ali-Imran ayat 110 yang artinya: “Engkau adalah ummat terbaik yang diturunkan/dilahirkan di tengah-tengah manusia untuk menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemunkaran dan beriman kepada Allah”.
Terdapat tiga pilar utama dalam i…

KETENTUAN LOMBA-LOMBA PENSIL (PENTAS SENI ISLAMI) KMIP FEST 2014 JUM’AT , 21 NOVEMBER 2014

A.KETENTUAN UMUM
    1.Mahasiswa/i Muslim aktif angkatan 2012 – 2014
    2.Mahasiswa UNY
    3.Menyerahkan fotocopy KTM 2 lembar*
* tempat dan waktu menyusul
    4.Peserta boleh mengikuti lomba maksimal 2 lomba
    5.Peserta mengisi formulir file kirim ke email kmipfipuny@gmail.com 
        Dengan format: Formulir KMIP Fest_Nama Peserta.
    6.Pendaftaran paling lambat tanggal 20 November 2014 pukul 16.00 WIB. 

B.KETENTUAN LAINNYA
   1.Nomor undian tampil peserta akan ditentukan oleh panitia
   2.Peserta wajib melakukan registrasi ulang dan mengikuti acara pembukaan di FIP tanggal 21 November 2014 pukul 13.15 WIB
   3.Pemenang lomba akan diumumkan pada acara puncak KMIP Fest tanggal 28 November 2014 di Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.
   4.Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
   5.Peserta akan dihubungi jika terjadi perubahan waktu dan teknis sewaktu-waktu

C.KETENTUAN KHUSUS
1.Nasyid
   a.Satu delegasi terdiri dari 3 – 5 orang 
   b.Peserta adalah laki-laki (ikhwan)
   c.Setiap peserta/personel tidak …

Kota Suci Penerang Peradaban